Saturday, November 15, 2014

200 Agenda Festival Meriahkan Bandung 2014



SEBANYAK 200 festival akan digelar di Kota Bandung sepanjang 2014 mendatang sebagai upaya target mendatangkan wisatawan 2-3 kali lipat dibandingkan tahun 2013.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Erlan Joerliawan Soemardi di Bandung, Rabu (1/1/). "Dalam rancangan sudah disebutkan, minimal ada 200 festival sepanjang tahun 2014, sifatnya festival terencana," tegasnya.

Dia menyebutkan, pertumbuhan jumlah festival secara drastis tahun ini dilakukan untuk memasarkan pengembangan wisata Kota Bandung, dan mengenalkan seni budaya Kota Bandung kepada wisatawan lokal dan mancanegara.

"Selain bersumber dari APBD Kota Bandung, sumber dana festival juga akan berasal dari pihak swasta. Dananya secara detail belum dihitung,

karena akan ada juga share dari swasta, yang pasti untuk semakin meneguhkan bahwa Bandung sebagai kota kreatif," paparnya.

Erlan menambahkan, adanya pertumbuhan festival tersebut juga diperkirakan akan memunculkan jumlah wisatawan yang jauh lebih besar daripada tahun sebelumnya.

"Targetnya ya sebanyak-banyaknya, itu juga akan semakin menjalankan roda pariwisata, dan akan sejalan dengan perbaikan infrastruktur," katanya.

Jika dirata-ratakan, dengan target minimal 200 festival setiap tahun, minimal ada 16 festival setiap bulan, atau 4 festival setiap minggu.

"Memang tidak semuanya skala besar, melainkan ada di setiap kelurahan dan kecamatan, intinya bersifat memberikan hiburan kepada masyarakat," paparnya.

Dia juga mengatakan, definisi festival itu juga berlaku untuk pemutaran layar tancap di kelurahan atau kecamatan di Kota Bandung.

"Kampung wisata yang merupakan wilayah unggulan juga ditargetkan akan terwujud 30 kampung, kemudian ada pemberdayaan gedung padepokan seni mayang sunda, itu juga akan berpengaruh pada kuantitas dan kualitas festival yang akan berlangsung," tuturnya.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menuturkan bahwa hal tersebut penting, karena penyelenggaraan festival menjadi tolak ukur peradaban masyarakat.

"Semakin tinggi peradabannya, semakin banyak pula festival yang diselenggarakan, karena semakin banyak hal-hal yang ingin diperlihatkan," ucap Ridwan.

Apalagi, sambung dia, penyelenggaraan event tersebut juga memperkuat identitas Kota Bandung, yaitu akulturasi pelestarian budaya tradisional dan budaya kekinian.

"Intinya melakukan re-inventing budaya. Selama merangkul seniman yang selama ini seringkali kurang dimunculkan, kami mendukung," imbuhnya.

Ridwan menegaskan, dalam waktu dekat akan meratifikasi festival yang ada di Kota Bandung, dengan kategori bintang satu hingga bintang lima. Diferensiasi tersebut akan menentukan sejauh mana dukungan yang akan diberikan.

No comments:

Post a Comment